Entri Populer

~WELCOME~

hari ini dimulai dengan doa dan SENYUMan :)
karena SENYUM membuka kesempatan yang terkadang enggan terbuka
dian~

Jumat, 29 November 2013

Catatan Hari...

Bismillah...

Seorang guru SD itu berdiri dan mengutarakan testimoninya. Ada air mata yang terjatuh dari kedua mata dan suara yang ia keluarkan itu, jelas terdengar getarannya. Ia tengah menyesal. Menyesali perilaku dan sikap yang salah dalam mendidik murid-murid. Ia juga menyesali pengetahuan yang tak pernah didapatkannya dalam mendidik anak-anak usia dini. Bayangkan, dia yang bercerita telah menjadi guru dari tahu 1987 dan sampai sekarang, ia tak pernah diangkat menjadi PNS. Apakah dia merasa bosan menjadi seorang guru yang tak dihargai? Tidak! Beliau terus mengajar, bahkan setelah dia menyadari kesalahan dan kekurangannya, ia tetap berjanji, AKAN TERUS MENGAJAR. Beliau mengakui, bahwa mengajar adalah panggilan jiwa. Tak peduli berapa jumlah uang yang didapatkan, inilah jalan hidupnya. MENGAJAR...
Ibu LINDA~ Guru yang tegas, bersuara merdu, dan semangat menggebu :)
Semoga Alloh selalu menjagamu, Bu...


Tau apa aku tentang beliau? Aku baru melihatnya kemarin. Di acara PKPU yang dengan ijin Alloh, aku dapat berada di sana. Mengenalnya pun tidak. Tapi ada sinyal-sinyal kuat yang menghubungkan perasaanku dengan kalimat-kalimat yang ia keluarkan. Terenyuh, nyaris menangis bersama pilunya hati yang menghiasi ruang aula pada hari itu. Aku merasakan getaran cinta dari seorang guru yang berjanji akan meningkatkan kualitas mengajarnya, demi memperbaiki dan mencetak generasi yang berkualitas pula. Tak ada rasa benci padanya. Bangga dan haru. Guru yang hebat! Betapa beruntungnya sekolahan yang memiliki pengajar seperti beliau. Dan betapa mirisnya, PNS tak pernah disandang oleh guru yang cerdas itu.

Tak pernah kusaksikan suasana pelatihan yang begitu mengharukannya seperti kemarin. Dimana ada cita di sana, cinta yang membungkus dinding dan langit-langit, juga do'a yang selalu terpanjatkan. Ah, andai murid-murid mereka tahu bagaiman harapan, cita, cinta, do'a, perjuangan, rasa sesal, pengorbanan, dan waktu yang mereka habiskan, hanya untuk murid-murid yang terkadang tak bersyukur memiliki guru-guru hebat seperti mereka. (Termasuk aku, hiks...)

Semoga Alloh senantiasa memberikan kekuatan lebih, kesabaran, keikhlasan, cinta yang lebih, kelapangan hati, rizki yang barokah, dan Surga di akhir usia... kelak.
Aamiin~
Untuk semua guru di dunia dan para calon guru...
*tersenyum*

Setelah disadarkan dengan pemandangan yang tak biasa dari guru-guru hebat itu, Alloh hadiahkan lagi pemandangan yang menakjubkan. Subhanalloh... walau tak kuabadikan, tapi ingatan ini masih dapat kugambarkan dengan jelas. Langit bersih yang dihiasi SENJA kemerah-merahan... Ya Robb, nikmatmu yang mana lagi yang dapat aku dustakan? Aku hanya diam. Terpaku memandangi keindahan langit sore. Perjalanan jauh dan lelahnya hari ini, terbayarkan sudah. Hadirnya senja telah cukup melunturkan kepayahan hati dan raga ini. Alhamdulillah...

Sengaja tak ku hentikan perjalanan panjangku. Kunikmati langit Jingga sambil terus mengendarai motor merah ini. Perlahan... senyumku terus mengembang. Betapa indahnya ciptaan Alloh yang satu ini. Pesonanya sampai membuatku seperti orang tak waras. Tersenyum terus sepanjang perjalanan yang sesekali memandangi langit. Ah, ketika tak kuminta, Alloh hadirkan dia. Alloh tau apa yang aku butuhkan.

Kututup hari dengan berjuta keindahan dan perkenalan dengan orang-orang baru. Setiap hari selalu begitu... bertemu dengan hal baru, orang baru, suasana baru, kisah baru, dan semangat baru. Kemanfaatan akan terus tersebar selama bumi masih memiliki orang-orang bersahaja seperti mereka.. para GURU.. dan hal indah seperti kamu... Jingganya SENJA.


Balikpapan, 28 November 2013
Bertemu lagi...
Senja dan Ironi Hati...
Cita dan Harapan Lahir..
Sedih dan Haru Bangga...
~Langit Sore Beranjak Magrib~
Tak tentukan pukulnya
#yosh !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar