Entri Populer

~WELCOME~

hari ini dimulai dengan doa dan SENYUMan :)
karena SENYUM membuka kesempatan yang terkadang enggan terbuka
dian~

Senin, 02 Desember 2013

Catatan Hujan...

Bismillah...

Kusyukuri atas kehadiranmu,
Tak banyak kisah terukir,
Tapi rasa pantas itu telah pasti,
Menyesapi gerai hari...
Lewat rintik kecil air,
Jalan tak berujung,
Juga bangunan bisu...

~Hujan dan Kampus Belantara~

Taraaaa... akhirnya sampai juga di gedung yang sudah tak asing lagi bagiku. Perjalanan jauh yang ditemani rintik hujan sepanjang jalan, menimbulkan berbarel-barel syukur atas keselamatan dan keutuhan diri yang diberikan-Nya. Dengan ringan langkah kaki ini memasuki gedung itu. Terus berjalan, menaiki tangga, berbelok ke kiri, jalan terus lagi, dan berhenti di sudut gedung di bagian sisi sebelah kanan. Sebuah ruangan yang menjadi tempat favoritku... yap, Musholla. Di sinilah tempat teraman dan ternyaman untuk mengadukan dan tunaikan sunnah. Haaa, 3 tahun mimpi itu tergantung. Dan kini, diri ini ada di gedung yang dulu aku impikan. Rasanya untuk memimpikan kaki ini menginjak-injak lantai gedung ini saja nggak mungkin bangeeett. Tapi hari ini, Alloh berkehendak lain dan selalu ijinkan aku untuk terus menggapai mimpi. Ck, inilah serunya~ Aku pun selalu mengagumi hal-hal kecil di sana. Kagum pada sajadah-sajadah yang tak pernah beranjak dari lantai Musholla. Kagum pada arah kiblat yang tak berubah. Kagum pada tulisan-tulisan di papan, juga foto-fotonya. Kagum pada beberapa sendal jepit yang tersedia untuk mereka yang ingin tunaikan sholat. Juga pada Al-qur'an cantik nan elegan, namun berdebu tebal karena tak pernah dibuka :')

Gedung ini adalah tempat untukku dulu. Mimpi-mimpiku banyak kugantungkan di tempat ini. Namun kini, bukan mimpi lagi yang menggantung, melainkan kisah abstrak yang tak pernah aku tuliskan dalam naskah kehidupanku. Oke, aku tak menuliskan, tapi ternyata... Alloh-lah yang sudah tuliskan itu. Hiks~ Ingin rasanya melantunkan Ar-Rohmaan di dalam gedung itu. Loh? Yasudah, ini impian yang baru tercetus. In syaa Alloh, next time hal itu pasti terwujud. Di dalam Musholla-nya... akan kulantunkan Ar-Rohmaan setelah tunaikan sunnah atau fardhu. Di gedungku pun rasa-rasanya aku belum pernah lantunkan surah itu. Kalau di gedung belahan lain, pernah sih... Ah, ngerancu gini~

Bingkisan Alloh yang lainnya pun tengah menunggu. Sayang, hati ini telah diburamkan dari warnanya yang awal. Sudahlah... toh, Alloh telah wujudkan dan kabulkan do'a. Dia satukan rindu pada muaranya. Ya, seketika itu pula rindunya meluap. Tak tinggalkan bekas, seperti air yang terus dipanaskan. Tak ada sisa air, melainkan partikel-partikel kecilnya yang menguap bersama udara. Begitulah... tak bersisa... tak berbekas... Hanya sajadah dan ruangan itulah yang menjadi saksi bisu. Mereka mendengarkan, tapi memilih untuk diam.



 
Ada do'a di sudut ruang,
Ada rindu di sudut mata,
Ada cita menggelayuti,
Ada kisah yang menyebar,
Ada kita di sana...
Juga hujan dan kampus belantara...
 
 
Ulangi lagi
Balikpapan, 01 Desember 2013
Catatan di awal Bulan,
Pembuka kisah baru,
Penemu rindu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar