Entri Populer

~WELCOME~

hari ini dimulai dengan doa dan SENYUMan :)
karena SENYUM membuka kesempatan yang terkadang enggan terbuka
dian~

Minggu, 02 Maret 2014

Pencari Kebenaran #4

Bismillaah...

"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Alloh) bagi kaum yang berpikir."
[Terjemahan Q.S. Ar-Ruum 30:21]

Familiar dengan surah ini? Hm, coba deh lihat di balik undangan-undangan walimahan (pernikahan). Nggak nemu? Yasudah, buruan deh buat undangan walimahan sendiri, ehehe.. Buruan nikaaaaahh~ *ngomporin*
Eh, kali ini kita ngebahas soal NIKAH. Apa?? Iya, Nikah.. Sudah ah, nggak usah heboh gitu :D Aku loh biasa ajeeee~

Cieee, ada yang ngebet nikah, ya? Yee, tiap orang juga PASTI ngebet nikah, lah. Siapa yang nggak mau nikah? Hayooo, ngaku? Atau ada yang nggak mau nikah? Wah, bahaya nih. Kalau keinginan buat 'nggak' nikah itu ada, bahaya banget, deh. Harus dipertanyakan nih kejantanan dan keperempuanannya. *piss*

Jadi, kenapa harus NIKAH?
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Alloh akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Alloh Maha Luas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui."
[Terjemahan Q.S. An-Nuur 24:32]

Sudah dicermati dan diresapikah makna dari ayat di atas? Alloh tak akan membuatmu susah dengan menikah. Alloh mewajibkan kita untuk menikah. Bila ada kemauan untuk itu, maka menikahlah. Mau menunggu apa? Menunggu sampai mapan? Rejeki itu sudah diatur. Bagaimanapun posisimu, Alloh sudah atur itu jauh-jauh hari. Lah, kalau nunda nikahnya gara-gara perbaikan diri? Naaaahh.. itu lain lagi ceritanya. Ada keinginan yang kuat dalam dirinya untuk menikah, namun dia merasa dirinya belum mampu untuk menjadi seorang pemimpin dalam rumahnya nanti. Dia takut kalau dirinya tidak bisa mencontohkan akhlak Islam yang baik untuk anak-anak dan istrinya kelak. Akan diberikan apa anak-anaknya nanti? Hiks.. sedih, yaa. Pengen banget nikah, tapi dirinya masih belum mampu secara keimanan, BUKAN materi saja. Tengok lagi hadist berikut ini:

"Wahai para pemuda, siapa saja di antara kalian yang telah mampu untuk menikah, maka hendaklah dia menikah. Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya."
[HR. Al-Bukhori dan Muslim]

Apalagi ini maksudnya? Permisi~ ini penjelasan untuk mereka yang pengeeenn banget menikah tetapi belum mampu untuk itu. Jika belum mampu, maka berpuasalah! Nah, mudah banget kan? Alloh memudahkan langkahmu yang mulia itu. Nggak sulit. Perbaikilah apa yang harus diperbaiki. Jika sudah mantab, segeralah menikah. Bukan ngopor-ngoporin, sih. Tapi, cuma ngedorong semangat buat nikah ajeee. Yee, sama aja ya? :D Hehehee...

Dikomporin nikah mulu, nih. Gunanya apa sih, NIKAH itu? Kalau nggak ada gunanya, males deh gue nikah.. Oke, oke.. tak kasih bocoran nih gunanya Nikah itu apa. Cekidot!
"Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat, sebab setan menemaninya. Janganlah salah seorang di antara kita berkhalwat, kecuali wanita itu disertai mahramnya."
[HR. Imam Bukhori dan Imam Muslim dari Abdullah Ibnu Abbas r.a.]

Dari hadist ini, bisa dikemukakan kegunaan dari Nikah. Kalau disebut mah 'hikmah'nya NIKAH, deh. Menikah itu membuat yang sebelumnya non-mahram (bukan suami-istri, keluarga sedarah, dll), menjadi MAHRAM (sah dimata agama dan hukum). Enak yaaa.. kemana-mana berduaaaa terus. Mau ngapain aja PAHALA. Berduaan (khalwat) pun nggak ada setan yang mendampingi untuk menjadikan ke-khalwat-an itu menjadi DOSA. "Lihat nih setan! Gue udah bareng istri sah gue. Mau berduaan juga nggak ngepek lagi!" Tsaaah, sangking keselnya sama si Setan, itu orang sampai ngomong kayak gitu ke Setan pasca nikah telah di tangan. Deuuh, berat bangeeeeett...
"Mbak, maaf... khalwat itu apa, ya?" Oh iya, lupa. Khalwat itu berdua-duaan, bukan mahram lagi, di tempat sepi maupun ramai, dan pelakunya adalah 'lawan jenis' (laki-laki dan perempuan). Sudah jelas? Kalau belum, nyook kita buka forum diskusi di tempat lain :)

============================================= cinta karena Alloh~

Tak perlulah kau letupkan janji untuk cintaiku sepanjang hidupmu,
Terlalu muak hati ini jika yang tertuang hanya janji..
Untuk apa janji, jikalau tangan tak pernah saling bertautan?
Tak terikat dalam hati yang satu..
Tak disatukan dalam selingan jemari tergenggam..
Cukuplah kau sambangi rumahku..
Temui mereka yang dikontrak Alloh tuk jagakan diri ini untukmu..
Mintalah pada mereka..
Khitbah aku..
Dengan bismillaah..
Atas cinta sucimu pada-Nya..
Atas keinginan kita tuk sempurnakan Iman..
Luapan cinta yang diaamiinkan langit..
Tertungkup cinta atas do'a para malaikat..

In syaa Alloh~
Penulis pun inginkan itu.. {}

Balikpapan, 02 Maret 2014
10.35 wita

Kampus bertingkat,
Mimpiku di sini,
Cintaku tergantung di sini,
Semua bermula di sini,
Perubahanku, Langkahku, Agamaku..
Alloh~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar