Tentang mimpi yang tergantung, lalu perlahan menyapa dengan senyum nyata. Satu per satu jadi nyata. Inilah perjalananku, sebagai ibu dan segala macam mimpi yang terus ingin digapai. Babak baru—Ibuk Dian.
Entri Populer
-
aku tau semua akan seperti ini ketika dua hati terpisahkan masa tapi itu aka terjadi bukan sekarang susahkah menunda takdir ? jika ada...
-
Bismillah... Hari ini aku alami fase yang luar biasa. Awal pertemuan denganmu setahun yang lalu. Awalnya aku loh terpaksa banget. Nggak ta...
-
Bismillaah.. Perlahan menghilang, Kelam awan bertabur kabut, Menelungkupi tiap rindu menggantung, Kilat syahdu memecah lentera hati, B...
-
Sumber gambar: "Google" Ciyeeeeee... gimana ya, rasanya menikah? Saling adu jotos tapi pakai gaya yang klasik dan romantis....
-
Bismillaah... "Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar k...
-
Bismillaah... Kelak hari itu akan datang. Hari kebangkitan yang dinantikan oleh sebagian orang. Mereka yang tau dan sadar akan kebesaran-...
-
Bismillaah.... Kutuliskan lagi benang-benang rindu di tengah gemuruh guntur dan guyuran hujan menyentuh hati.. Apa kabar kau di sana? Ya...
-
Bismillaahirrohmaanirrohiim.. Aku kembali.. dalam bingkai dakwah. Memulai hal yang terhenti. Perjuangkan dia yang terlupakan. Meluruska...
-
Satu lagi kupersembahkan untukmu.. Aku tak berharap kamu mengerti, tapi aku harap kamu merasakan dengan lembut rasa yang mengalir... ...
-
(Sourced: google) Langkahku terhenti di sini, Terdiam.. Sesekali kupandangi sekelilingku.. Adakah sosok yang kukenal? Kuh...
~WELCOME~
hari ini dimulai dengan doa dan SENYUMan :)
karena SENYUM membuka kesempatan yang terkadang enggan terbuka
karena SENYUM membuka kesempatan yang terkadang enggan terbuka
dian~
Minggu, 24 November 2013
Temukan Aku #4
23 November 2013...
Hari bersejarah lagi :) Setelah dua tahun aku habiskan waktuku di kampus tercinta dan memilih untuk selalu ikut serta di dalam Paduan Suara setiap acara wisudaan, kali ini aku tampil beda. Heyak! Setelah ditawari untuk menjadi penerima tamu dan pembawa baki yang berisi ijazah kakak-kakak tingkat, aku menuliskan sebuah kisah baru lagi :') Dengan jilbab syar'i yang tak mau kutanggalkan beserta prinsip untuk 'tidak ber-tabaruj', akupun optimis untuk tidak berdandan. Oke, tak terlalu cantik memang. Tapi aku yakin, cantik tak selamanya harus berdandan secara berlebihan. Be natural sajalah~ Toh, ini jalan yang dipilih saat ini :') SYAR'I! Dan aku juga membuktikan bahwa jilbab syar'i tak menghalangimu untuk selalu tampil di depan umum dan hal itu tak mengurangi kecantikanmu. Hem, aku akui bahwa aku tak cantik, tapi aku punya ini *nunjuk hati* yang Insya Alloh akan selalu memancarkan cahaya kecantikan dari dalam sehingga siapa pun yang memandangnya akan mencintai kecantikan itu secara utuh dan LUAR BIASA.. Dan satu lagi! Tak perlu korbankan ke-syar'i-anmu untuk sekedar tampil cantik dan memukau di depan khalayak banyak. Prinsip ya prinsip. Walau hanya sekali, tapi rasanya kok mengerikan yak? Ya, aku nggak menyalahkan yang lain. Itu prinsip tiap orang. Berbeda-beda~
Dan kalau ada yang bilang, "Jilbab syar'i itu membatasi ruang gerak kita", kata siapa? Buktinya hal itu nggak terjadi padaku. Malahan kesempatan-kesempatan emas selalu datang menghampiri. Pernyataan yang seperti itulah yang menjadi doktrin nyata di otak setiap orang. Prasangkanya sudah jelek duluan sih, jadinya ya beneran terjadi, deh.
Eh, kok jadi ngomongin jilbab syar'i? Nggak apa-apa, deh. Sekalian promosi, ehehe~
And see? I never look ugly with my long hijab :')
ISTIQOMAH adalah kuncinya :)
... Wisuda angkatan 5 STIE MADANI Balikpapan...
Jatuh cinta lagi~
My long hijab :') #yosh !
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar