Malam terakhir...
Aku bersyukur mengenalmu... Mengetahui banyak hal tentangmu... Mendengarkan kisah luar biasa yang kau dongengkan untukku... Juga 'kurang dari tiga'nya....
Jika kau suruh aku untuk membencimu, maaf aku benar-benar tak bisa. Hati yang memilih. Bukan lagi akal atau peruntungan.
Kalau penilaian mereka akulah yang salah, yah... terserah. Aku sudah cukup kuat untuk menghadapi mereka sendiri... lagi. Kata-katamu malam itu, memantapkan hati ini untuk terus maju. Tak ada kata untuk mangkir.
Bahagia itu ternyata tak terlalu lama bersemi. Kenapa? Mungkin kau muak saat membaca tulisan ini. Karena aku tahu, kau sering menengoknya. Sekarang kau pasti sedang mengernyitkan dahi dan tersenyum tipis.
Cukup tengok tulisan-tulisanku di blog ini saja. Karena mungkin, inilah malam terakhirku untuk eksis. Kekuatanku sedang kembali penuh. Butuh pengisian enegi tambahan agar aku tak cepat lelah dan menyerah.
Jaga diri, yak! Ah, harusnya kata-kata itu buatku.
Ya, tulisan ini untukmu. Sosok yang memesonakan banyak hati wanita. Dan mereka yang berharap lebih padamu. Tapi aku tidak! Aku tak mau menggantungkan harapan terlalu tinggi. Kubiarkan saja dia menggantung, tanpa tersentuh, dan tak mungkin tergapai.
Semoga Alloh menjaga hatimu, ragamu, imanmu, semangatmu, cita-citamu, mimpimu, dan semua yang ada di sektarmu.
Aku tak menyerah! Melainkan sadar diri dan memilih untuk undur diri. Baik dari hidupmu, maupun mimpimu...
Temui aku dengan kisah barumu~
Hijrah lagi...
Hingga Alloh katakan 'sudah waktunya'...
Entah itu denganmu,
Atau yang lain...
Hijrah terus...
Sampai iman tertutup sempurna...
Masa menggamit cita...
Dan Hijrah tak pernah putus~
Dian Ika S.
teruntuk dia yang dititipkan di hati
Bi~
22 November 2013
Malam terakhir...
22.17 wita
di Kamar Pink, Singgasana...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar